Wednesday, May 11, 2016
KELUHURAN AKHLAK SAYYIDINA ALI ZAINAL ABIDIN (CICIT RASULULLAH SAW)
Seorang pria yang memiliki tas berisi uang 1000 dinar memasuki masjid dan menunaikan shalat didalamnya. Selesai shalat ia pun keluar meninggalkan masjid. Tak lama kemudian ia sadar bahwa tas yang berisi uang tsb tak lagi bersamanya, ia mengira tas tersebut tertinggal di masjid. Ia pun segera kembali kemasjid untuk mencari tasnya...Setelah mencari kesana-kemari, ia tidak menemukan tasnya, yang ia lihat hanyalah Sayyidina Ali Zainal Abidin bin Husain Radhiyallahu Anhuma, yang sedang berjalan keluar dari masjid.
Pria itupun menyusul Sayyidina Ali Zainal Abidin keluar masjid, lalu dengan serta merta berkata kepada Sayyidina Ali Zainal Abidin, "Di masjid tadi tidak ada orang lain, pasti kamu yang telah mencuri uangku!
Masyarakat yang melihat kejadian tersebut, mendengar perkataan pria itu kepada Sayyidina Ali Zainal Abidin, ingin segera memukulinya dan memberinya pelajaran. Karena masyarakat telah mengenal kemuliaan akhlak dan ilmu cucu Sayyidina Ali dan Sayyidatina Fatimah itu. Masyarakat tidak terima jika pria itu menuduh seenaknya. Namun Sayyidina Ali Zainal Abidin memberi isyarat kepada masyarakat agar membiarkan pria tsb. Sementara pria tsb bukannya sadar tapi malah semakin menjadi dan mencaci maki cicit Rasulullah yang terkenal tawadhu' nya kepada Allah Swt.
Sayyidina Ali Zainal Abidin hanya diam saja mendengar cacian pria tsb. Setelah pria tsb diam, Sayyidina Ali Zainal Abidin pun berkata, "Berapa jumlah uangmu yang hilang?". "1000 dinar ", jawab pria itu. Kemudian Sayyidina Ali Zainal Abidin mengajak pria tsb kerumahnya. Sesampainya disana, Sayyidina Ali Zainal Abidin memberikan uang sebesar 1000 dinar kepadanya.
Setelah menerima uang dari Sayyidina Ali Zainal Abidin, pria tsb segera pulang kerumahnya. Sesampainya dirumah, alangkah kagetnya ia karena tas yang berisi uang miliknya ternyata tertinggal dirumah bukan hilang dimasjid. Pria itupun sangat menyesal atas perbuatannya kepada Sayyidina Ali Zainal Abidin dan ia segera pergi menemui Sayyidina Ali Zainal Abidin dan meminta maaf kepada beliau karena telah menuduh dan mencaci maki beliau. Tak lupa juga, ia mengembalikan uang 1000 dinar milik Sayyidina Ali Zainal Abidin.
Namun Sayyidina Ali Zainal Abidin berkata, "Aib-aibku yang kau sebutkan tadi (maksudnya adalah cacian-cacian pria itu kepada Sayyidina Ali Zainal Abidin) semuanya adalah benar...Itu adalah aib ku yang telah engkau ketahui, namun aib ku yang tersembunyi jauh lebih banyak lagi dan uang yang 1000 dinar itu telah aku berikan untukmu karena kamu telah mengingatkan betapa banyak aib-aibku...Kami para Ahlul Bayt Nabi adalah suatu kaum yang tidak akan pernah mengambil kembali apa-apa yang telah kami berikan, ambillah uang itu untukmu, aku telah memaafkan perbuatanmu".
Pria itupun menangis, melihat keluhuran akhlak Sayyidina Ali Zainal Abidin, lalu ia berkata, "Sesungguhnya aku bersaksi bahwa Engkau adalah benar-benar keluarga Rasulullah Saw".
Allahumma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Ali Sayyidina Muhammad.
Catatan :
Sesungguhnya amalan yang paling banyak memasukkan manusia kedalam Surga, adalah akhlak yang mulia.
Rasulullah Saw bersabda, "Tidaklah aku diutus, melainkan untuk menyempurnakan akhlak".
Labels:
KISAH ISLAMI
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment